"Ya Allah, janganlah Engkau hukum aku dengan sebab (pujian) yang mereka ucapkan, dan ampunilah aku dari (perbuatan dosa) yang tidak mereka ketahui (dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka sangka)” (HR. Bukhari)
Senin, 15 April 2013
AKU BUKAN MUSLIMAH YANG BAIK
Aku bukan Muslimah yang baik…..
ketika muslimah lain sibuk membaca dan mentabburi Al-Qur’an, aku sibuk mendengarkan lagu picisan yang tak membuatku semakin dekat dengan-NYA.
Aku bukan muslimah yang baik….. Ketika muslimah lain sedang sibuk sedang sibuk menambah hafalan-hafalan ayat-Nya, aku malah asik menghafal lagu-lagu yang melalaikan aku dari-Nya.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain makin memanjangkan jilbabnya, aku malah semakin risih dengan jilbab panjang.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain sibuk menuntut ilmu-Nya, aku malah sibuk dengan urusan dunia yang membuat jauh jarak dengan-Nya.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain malu menampakkan wajah dan fotonya, aku malah sibuk meng-upload foto-fotoku agar bisa dilihat semua orang.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain berusaha menundukkan pandangannya, aku malah sibuk memperhatikan wajah tampan yang bukan mahramku.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain menjaga hubungan dan jarak dengan lawan jenisnya, aku malah duduk berdekatan dengan pria.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain berbincang tentang hal-hal yang bermanfaat, aku malah membicarakan aib dan kejelekan orang lain.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain menjaga kata-katanya dengan baik, aku malah sering menyakiti hati orang lain dengan lisanku.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain belajar untuk terus mempercantik hati dan akhlaknya, aku lebih asyik memperindah fisikku saja.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain sedang berpuasa sunnah, aku lebih memilih selalu mengenyangkan perutku.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketikak muslimah lain bangun disepertiga malam untuk bermunajat pada-Nya, aku lebih memilih berselimut dan tidur sepuasnya.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain sibuk untuk berda’wah dijalan-Nya, aku lebih memilih santai dan menonton TV dirumah.
Aku bukan muslimah yang baik…..
Ketika muslimah lain sibuk ingin mendapatkan ridho dan cinta-Nya, aku malah sibuk ingin mendapatkan sanjungan dan cinta makhluk-Nya saja.
Aku bukan muslimah yang baik……
Ketika muslimah lain gelisah disaat imannya menurun, aku malah semakin lalai dengan dunia.
Ya…. Aku memang bukan muslimah yang baik, namun aku berharap bisa menjadi seperti muslimah lain yang beristiqomah berjuang untuk mendapatkan cinta-Nya.
Ya Rabb ampuni muslimah yang tidak baik ini, semoga Engkau senantiasa membimbing muslimah tidak baik ini agar menjadi lebih baik dihadapan-Mu…. Aamiin ya Rabb
Aku
Oleh: Dodi Ariyandi
Aku, aku laksana orang buta berjalan tanpa tongkat tak tahu arah tujuan
Aku, aku laksana orang tua yang telah pikun berjalan tertatih-tatih tanpa ada seorangpun yang hendak menuntunku
Aku, aku laksana buih-buih di lautan yang tak punya pendirian, bergerak hanya mengikuti gerakan gelombang ombak tak karuan
Aku, aku plin-plan tersesat dalam gelap pekat kehidupan tanpa penyinar
Aku, aku adalah hanya hati manusia yang tak dapat menolak bisikan syahwat
Aku, aku bergerak menyimpang menjauhi titik putih dalam pekat kehidupan
Ilahi... janganlah engkau menutupku tuk menerima hidayah darimu
Ilahi... janganlah kau membiarkan aku menjadi hamba bisikan-bisikan sesat sang syahwat
Ilahi... dengan penuh harap dan segenap kerendahanku makhlukMu yang lemah lunglai tak
berdaya..., pada malam yang ganjil dari al `asyru al awaakhir ini, ku memohon kepadaMu
Kembalikanlah aku kepada fithroh, Izinkanlah aku mencurahkan rasa cinta ini sepenuhnya hanya kepadaMu robbi..
hingga tak ada ruang sedikitpun untuk sang laknat melontarkan bisikan sesatnya kepadaku
Sekedar mengingatkan
Aneh..
Aneh melihat orang pacaran kenapa 'berbuka' sebelum waktunya
Aneh, karena toh jodoh sudah ditentukan kenapa pilih jalan yang salah untuk meraihnya
Tapi yang lebih aneh kulihat para 'aktifis' yang katanya anti pacaran yang selama ini dijadikan panutan dan contoh untuk ikhwah lain dan adik-adiknya, terus-terus mencuri pandang padahal menundukkan pandangan jauh lebih suci dan menenangkan, sembunyi-sembunyi sms ini itu padahal isinya tak perlu. Kadang juga terang-terangan email si dia bilangnya sih ada yang penting padahal terselip niat agar bisa mendekat, merekayasa kebaikan bagi si dia titip ini titip itu. Begitu antusias begitu menyangkut dia tapi begitu berat saat amanah dakwah menanti
Lupakah antum masih banyak amanah da'wah yang harus dipikul
Lupakah antum dengan penderitaan saudara-saudara kita
kenapa pikiran hanya seputar dia, tidakkah bisa antum bersabar menunggu saat berbuka kelak dari 'haraman fahisyan ke halalan thoyiban'.
Bukankah masih banyak obyek da'wah yang menanti
Mengapa menghabiskan waktu untuk si dia yang belum tentu tulang rusuk antum
Ikhwah, bukankah da'wah harus berjalan di jalan yang lurus
Bukankah harus di atas embun-embun keikhlasan
Di tetes-tetes ketawakalan dan di atas kesucian hati
Bukankah da'wah ditopang oleh pengembannya yang lurus dengan sucinya hati.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar